AgamaBerita TerbaruDaerahDandim 1301/SangiheKecamatan KendaheLetkol Czi Nazarudin ST MIPNusa UtaraPerayaan KetupatSangiheSulawesi UtaraTNI

Perayaan Ketupat di Kendahe Berhasil, TNI-Polri Amankan Keamanan Acara

Perayaan Ketupat di Kendahe menjadi sorotan utama pada Sabtu, 4 April 2026, saat masyarakat Kampung Kendahe II, Kecamatan Kendahe, Kabupaten Kepulauan Sangihe, berkumpul untuk merayakan Halal Bi Halal dan Hari Raya Ketupat. Acara ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga sebagai pengikat silaturahmi antarwarga. Dengan pengamanan yang ketat dari TNI dan Polri, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan tertib. Dalam konteks ini, kehadiran aparat keamanan memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang hadir, menunjukkan bahwa komitmen untuk menjaga keamanan adalah prioritas utama.

Acara yang Meriah dan Bermakna

Perayaan yang mengangkat tema “Silaturahmi Merekatkan dalam Bingkai Ukhuwah Islamiyah” ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda serta tokoh masyarakat. Kehadiran Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., Wakil Bupati, Tendris Bulahari, Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P, dan Dandim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nasaruddin, S.T., M.I.P., memberikan nuansa resmi sekaligus akrab dalam acara tersebut. Hal ini menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah dan aparat keamanan terhadap kegiatan masyarakat.

Partisipasi Masyarakat dan Tokoh Lokal

Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah serta tokoh agama dan adat, yang memperkuat rasa kebersamaan di antara masyarakat. Partisipasi aktif masyarakat dalam acara ini menciptakan suasana yang hangat dan penuh semangat. Dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat, perayaan Ketupat di Kendahe bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat relasi sosial dan budaya di tengah masyarakat.

Keamanan yang Terjamin

Pengamanan selama acara berlangsung dilakukan secara strategis, baik secara terbuka maupun tertutup. Personel Polsek Kendahe dan Koramil 1301-06/Kendahe, yang dipimpin oleh Kapolsek Kendahe, Ipda Suparta Sendeng, S.H., melakukan pengawasan yang ketat. Keberadaan mereka di lokasi memberikan jaminan bahwa kegiatan dapat berlangsung tanpa adanya gangguan.

Tindakan pengamanan tersebut bukan tanpa alasan. Kehadiran aparat keamanan adalah untuk memastikan bahwa setiap rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar. Hal ini juga bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada setiap individu yang berpartisipasi dalam perayaan, sehingga mereka dapat menikmati momen kebersamaan tanpa rasa khawatir.

Rangkaian Kegiatan yang Berkesan

Rangkaian acara yang dipersembahkan selama perayaan Ketupat di Kendahe sangat beragam dan mengandung makna yang dalam. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang memberikan nuansa religius. Selanjutnya, ada sambutan dari para tokoh, diikuti dengan hikmah Halal Bi Halal, doa bersama, dan ditutup dengan ramah tamah yang melibatkan seluruh jamaah. Setiap elemen kegiatan ini dirancang untuk memperkuat hubungan antarwarga dan membangun rasa saling menghargai.

  • Pembacaan ayat suci Al-Qur’an
  • Sambutan dari tokoh masyarakat
  • Hikmah Halal Bi Halal
  • Doa bersama
  • Ramah tamah dengan jamaah

Pentingnya Momen Ini bagi Persatuan Masyarakat

Dandim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nasaruddin, S.T., M.I.P., menekankan bahwa perayaan ini merupakan kesempatan penting untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan di kalangan masyarakat. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa kegiatan Halal Bi Halal berfungsi sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan menjaga keharmonisan antarwarga. Sebuah masyarakat yang rukun dan harmonis akan sangat berkontribusi pada keamanan dan kesejahteraan daerah.

“Melalui kegiatan Halal Bi Halal ini, kita memperkuat silaturahmi serta menjaga kebersamaan antarwarga, sehingga tercipta situasi yang aman dan harmonis di wilayah,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan yang damai.

Kesimpulan dalam Kebersamaan

Perayaan Ketupat di Kendahe bukan hanya sebuah tradisi, tetapi juga sebuah momentum untuk memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan aparat keamanan, acara ini berjalan dengan lancar dan sukses. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus diadakan dan menjadi contoh bagi daerah lainnya dalam memperkuat silaturahmi dan keharmonisan sosial.

Back to top button